BERTANI LESTARI DI LAHAN PASIR
Bayangan akan lahan pesisir yang hanya berupa gundukan pasir disana-sini itu kini musnah. Aneka tanaman loncang, bayam, cabai, kacang panjang, semangka, melon, pepaya, roselle, buah naga, dan banyak lagi jenis lainnya merupakan hamparan hijau yang sangat menakjubkan di tanah pesisir Kulon Progo. Ribuan petani dan buruh tani perempuan serta laki-laki hilir mudik dari pagi hingga senja mengais rejeki dari mengolah tanah hingga memanen hasilnya. Mereka tak hanya masyarakat setempat tetapi juga dari wilayah sekitar bahkan dari Wonosobo dan temanggung. Sehari-hari menginap di rumah penduduk setempat dan berbaur menyatu memayu hayuning bawana pada kawasan pesisir tersebut. Sayangnya bayang-bayang akan disingkirkan oleh perusahaan tambang pasir besi yang mulai beroperasi itu kini selalu menghantui.
Bayangan akan lahan pesisir yang hanya berupa gundukan pasir disana-sini itu kini musnah. Aneka tanaman loncang, bayam, cabai, kacang panjang, semangka, melon, pepaya, roselle, buah naga, dan banyak lagi jenis lainnya merupakan hamparan hijau yang sangat menakjubkan di tanah pesisir Kulon Progo. Ribuan petani dan buruh tani perempuan serta laki-laki hilir mudik dari pagi hingga senja mengais rejeki dari mengolah tanah hingga memanen hasilnya. Mereka tak hanya masyarakat setempat tetapi juga dari wilayah sekitar bahkan dari Wonosobo dan temanggung. Sehari-hari menginap di rumah penduduk setempat dan berbaur menyatu memayu hayuning bawana pada kawasan pesisir tersebut. Sayangnya bayang-bayang akan disingkirkan oleh perusahaan tambang pasir besi yang mulai beroperasi itu kini selalu menghantui.